Senin, 22 Februari 2021

Tanaman Aquascape yang Tidak Memerlukan CO2



Tanaman Aquascape yang Tidak Memerlukan CO2, Aquascape adalah seni mengatur dan menata tanaman air, bebatuan, dan kayu di dalam akuarium. atau aquascaping biasanya di sebut “berkebun” di dalam air.

Tanaman Aquascape yang Tidak Memerlukan CO2

Untuk membuat aquascape, tanaman merupakan hal yang sangat penting. Biasanya tanaman memerlukan CO2 untuk hidup dan berfotosintesis. Namun ternyata ada juga tanaman aquascape tanpa CO2 yang tetap bisa hidup.

Yang perlu Anda perhatikan adalah pilihlah tanaman yang aquacape yang cocok untuk jenis ini. Fungsi CO2 sendiri adalah sebagai proses berfotosintesa, yakni proses pengiriman sari makanan yang diperlukan tumbuhan dari daun ke akar.

Karena beberapa tanaman aquascape akan tetap hidup tanpa menambahkan CO2, terutama untuk tanaman yang bisa hidup dengan cahaya rendah dan tidak berakar. Berikut jenis tanaman aquascape yang mampu tumbuh tanpa CO2:

Tanaman Aquascape yang Tidak Memerlukan CO2

Java Moss

Java Moss


Jenis tanaman aquascape tanpa CO2 Java Moss memiliki bentuk yang hampir mirip dengan rumput laut, namun java moss memiliki warna hijau terang. salah satu jenis tanaman aquascape tanpa CO2 ini biasa tumbuh pada kayu apung atau bebatuan.Tanaman Java Moss di sukai oleh ikan-ikan kecil dan dapat hidup di segala macam pencahayaan dan tumbuh ideal pada suhu sekitar 21-24 derajar celcius.

Peacock Moss

Peacock Moss


Tanaman peacock Moss, jenis tanaman aquascape yang tidak memerlukan co2. Bentuk daun nya agak lebar berwarna hijau dengan ranting bercabang seperti ekor merak. Karena karakternya mudah menyebar maka sangat cocok untuk dijadikan substrat atau alas aquascape.

Lilaeopsis

Lilaeopsis


Lilaeopsis brasiliensis mirip sekali dengan rumput yang ada di daratan. Ini adalah jenis tanaman yang sangat cocok untuk karpet akuarium dan foreground. Lilaeopsis adalah tanaman yang cocok untuk pemula dan relatif mudah perawatannya.Tanaman akuarium ini bisa tumbuh setinggi 5 cm.

Anubias

Anubias


Tanaman Anubias (Anubias sp.) juga termasuk tanaman aquascape yang populer karena tahan banting dan mudah perawatannya, juga bisa tumbuh dengan baik dengan atau tanpa CO2. Umumnya tanaman yang bisa mengeluarkan bunga di dalam air ini hanya membutuhkan sedikit sinar sehingga harus ditempatkan di area yang terlindung.

Christmas Moss

Christmas Moss


Pertumbuhan dari tanaman ini sangat cepat apalagi jika mendapatkan cahaya matahari yang banyak. Seperti pada peacock moss, bisa diletakkan di dekat batu atau atas batu pada tangki aquascape.

Cambomba Caraloniana

Cambomba Caraloniana


Cambomba Caraloniana, jenis tanaman yang bisa hidup dengan baik tanpa bantuan co2. Pertumbuhannya cepat dan bisa hidup dalam suhu air 15 derajat. Soal pencahayaan pun tidak merepotkan, cukup dengan tingkatan sedang.

Water Wisteria

Water Wisteria


Water Wisteria atau Hygrophila difformis merupakan tanaman yang berasal dari India dan wilayah sekitarnya. Tanaman tangki ini biasanya tumbuh pada musim hujan di perairan dangkal. Water Wisteria dapat tumbuh dengan cepat dan perawatannya relatif mudah. Bahkan, dengan kombinasi yang seimbang, tanaman ini bisa tumbuh tanpa CO2 tambahan. Water Wisteria sangat cocok sebagai karpet akuarium.

Tanaman Flame Moss

Flame Moss


Tanaman Flame Moss tumbuh memutar kearah atas menyerupai api. Tanaman Flame Moss berwarna hijau tua. Tanaman aquascape Flame Moss hidup pada suhu dibawah 30 derajat dan tidak memerlukan alat tambahan karbon dioksida (CO2) injector. Tanaman Flame Moss biasanya digunakan sebagai alas untuk aquascape atau diikatkan pada kayu atau batu.

Agar Tanaman Aquascape Tumbuh Dengan Baik

Tanaman Aquascape dapat tumbuh dengan baik tanpa CO2 selama memenuhi beberapa persyaratan berikut:

  • Pencahayannya sedang hingga ke tinggi
  • Tanaman Aquascape berada pada suhu di bawah 28 derajat celcius
  • Selalu memberikan nutrisi pupuk cair secara rutin agar tumbuh dengan subur
  • Merawat aquarium dan mengganti air aquarium 20% setidaknya seminggu sekali

Sebelum memilih Tanaman Aquascape, persiapkan dahulu konsep aquascape yang ingin anda dibuat. Dan hal yang terpenting adalah membersihkan aquascape secara berkala agar tetap bersih indah dan rapi. Demikian tadi artikel tentang Tanaman Aquascape yang Tidak Memerlukan CO2, semoga bermanfaat.

Source: akuatik.id, bibitbunga.com,  MD Fish Tanks

Kamis, 18 Februari 2021

Mengenal aquascape

aquascape


Mengenal aquascape, Aquascape adalah sebuah hobi yang difokuskan untuk memelihara dan mengatur tanaman-tanaman air, kayu-kayu, batu, karang, ikan serta aksesoris lainnya di dalam akuarium. Didesain sedemikian rupa supaya menghasilkan pemandangan dalam air yang indah.

Mengenal aquascape

aquascape


Aquascape merupakan seni untuk mengatur berbagai jenis tanaman, air, batu, karang, kayu, dan yang lainnya pada suatu media seperti kaca atau akrilik, seperti aquarium. Tidak seperti aquarium umumnya aquascape ini tidak hanya memelihara ikan tapi juga terdapat beberapa komponen yang ada di dalam akuarium, dengan berbagai pendekatan dan ketelitian.

namun  aquarium dan Aquascape memiliki perbedaan, jika aquarium lebih fokus pada ikan hias atau beberapa aksesoris sebagai isinya. Sedangkan aquascape lebih fokus kepada memelihara tanaman air agar tidak mati, mendesain kayu, karang agar cantik dan fokus pada fauna seperti keong, udang atau ikan kecil-kecil yang hidup di dalamnya.Jadi Intinya adalah Aquascape tidak hanya memelihara ikan saja akan tapi juga memelihara semua komponen yang berada di dalam aquarium itu sendiri.

Sejarah Aquascape

takashi amano


Aquascape merupakan salah satu hobi, memelihara suatu ekosistem air tawar pada media aquarium. hobi ini disebut dengan istilah aquascape sedangkan untuk ekosistem air laut disebut oceanirum. Sejarah aquascape bermula pada tahun 1369, yang merupakan ide seorang kaisar China membuatkan wadah untuk memelihara ikan hias.

Kemudian pada tahun 1990 Takashi Amano dari negara Jepang. Ketika itu Takashi Amano meniru kondisi alam yang sebenarnya untuk diterapkan di dalam air sehingga terlihat benar-benar alami meskipun berada di dalam akuarium. Kemudian Takashi Amano mendirikan sebuah perusahaan Aqua Design Amano atau yang dikenal oleh kalangan penghobi sebagai ADA (singkatan aqua design amano) hingga sekarang perusahaannya sebagai rujukan bagi para penggemar aquascape.

Tujuan dari hobi aquascape

aquascape


Tujuan utama dari hobi aquascape adalah untuk menciptakan pemandangan lanskap seperti bawah air yang cantik, untuk aspek pemeliharaan tanaman dan hewan air juga wajib dipertimbangkan. Untuk memastikan keberhasilan proses aquascape, banyak sekali faktor pendukung yang harus seimbang.

Faktor paling penting untuk membuat aquascape:

aquascape


  • Pencahayaan atau lighting:
    berguna sebagai pengganti sinar matahari untuk fotosintesis. Lighting dibagi 3, yaitu lowlight, midlight dan highlight.
  • Dibutuhkan CO2:
    berfungsi untuk dijadikan makanan tanaman air. Akan tetapi jika terlalu banyak CO2 dapat mengakibatkan ikan sering terapung ke permukaan dan akhirnya mati.
  • pupuk:
    sebagai nutrisi makanan tanaman.
  • filterisasi:
    Untuk membersihkan kotoran yang ada di dalam air dan berfungsi menjaga kualitas air agar tetap bersih.
  • Temperatur air
    temperatur air berguna untuk menjaga suhu tetap 26C°- 28C°. Bila terlalu panas dapat mematikan tanaman dan ikan pada mati. Temperatur keasaman air/PH air juga perlu diatur, idelanya PH air mencapai 7.

Tanaman air yang digunakan untuk aquascape

aquascape


Tanaman air yang digunakan untuk aquascape beragam jenisnya ada yang perawatannya mudah seperti jenis anubias dan tanaman moss. Tapi ada pula yang rumit. Untuk menciptakan landscape aquascape sendiri dibagi 3 bagian:

  • Foreground
    Tanamannya ditaruh di bagian depan atau bawah sebagai rumput karpet.
  • Midground
    Tanaman diletakkan di tengah-tengah.
  • Background
    Tanaman ditaroh di sisi belakang. Untuk background biasanya digunakan adalah tumbuhan yang bisa tumbuh tinggi.

Jenis Ikan untuk Aquascape

aquascape


Ikan yang digunakan beragam macam macam jenisnya. Rata rata masyarakat memakai jenis ikan neon tetra, neon cardinal dan lainnya.

Aquascape adalah hobi yang memanfaatkan keindahan dari kombinasi tumbuhan air, batu dan kayu serta hewan air untuk membentuk suatu pemandangan landskap bawah air yang indah dan memiliki estetika dengan tambahan berbagai ikan kecil sebagai pelengkap yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan ekosistem aquascape

Secara umum, aquascape adalah membuat kebun di dalam aquarium. Kebun itu diisi oleh tanaman air, kayu, batu, dan ikan. Yang terpenting dalam aquascape yaitu semua komponen itu alami dan ekosistemnya hidup seperti di alam. Demikian artikel tentang Mengenal aquascape, semoga bermanfaat.

Source: www.hobinatang.com, greenaqua

Minggu, 14 Februari 2021

Merawat Kaktus Dan Sukulen Agar Tidak Busuk

 

Merawat Kaktus Dan Sukulen Agar Tidak Busuk


Merawat Kaktus Dan Sukulen Agar Tidak Busuk, Merawat tanaman memang susah-susah gampang untuk dilakukan. Tanaman juga butuh diperhatikan agar dia bisa tumbuh dengan baik dan tidak akan mati.

Merawat Kaktus Dan Sukulen Agar Tidak Busuk


Tanaman sukulen dan kaktus, meski terbilang cukup mudah dalam perawatannya namun tanaman tersebut juga bisa mati dan membusuk jika tidak dirawat dengan baik.Meskipun begitu, banyak orang yang menyepelekan perawatan tanaman hias tersebut dengan anggapan tanaman tersebut tidak harus disiram dengan air secara rutin.

Habitat asli sebagian besar kaktus dan sukulen adalah gurun. Kaktus akan tumbuh paling baik dalam banyak cahaya, drainase yang baik, suhu tinggi, dan kelembapan rendah. Namun, ada beberapa kaktus dan sukulen, seperti Schlumbergera, yang merupakan tanaman lingkungan asli hutan hujan sehingga lebih menyukai kondisi semi teduh dan lembap.

Untuk merawat kaktus dan sukulen, yang terbaik adalah mencoba menciptakan kembali habitat aslinya. Berikut hal-hal utama yang perlu jadi perhatikan dalam merawat sukulen dan kaktus:

1. Tentukan jenis pot yang tepat

Tentukan jenis pot yang tepat


Pemilihan pot atau wadah yang tepat adalah salah satu hal penting yang harus di perhatikan. Cari dan usahakan untuk menggunakan pot yang memiliki lubang di bagian bawahnya. Hal itu yang nantinya akan membantu dan melancarkan siklus air yang mengalir pada tanaman, agar tanaman tidak lembap dan mencegah tanaman sukulen agar tidak membusuk.

2.Periksa media tanam kaktus

Periksa media tanam kaktus


Perhatikan juga media tanamnya karena kebutuhan tiap kaktus dan sukulen berbeda-beda. Karena kebutuhan tiap jenis sukulen dan kaktus berbeda-beda, jangan asal menggunakan media yang bisa menyimpan air terlalu lama. Jika perlu, letakkan pasir malang atau bebatuan di lapisan paling bawah untuk mengurangi tingkat kelembapan dalam tanah. Selanjutnya campuran tanah dan pupuk kandang, paling atas bisa menggunakan sekam bakar. Kalau misalnya bahan-bahannya terbatas, anda bisa langsung masukkan tanah asalkan lubang drainase pot berukuran besar.

3. Sinar Matahari

Sinar Matahari


Kaktus yang ditanam di dalam ruangan sesekali harus dikeluarkan agar tampak segar. Tujuannya adalah agar kaktus mendapatkan sinar matahari dan udara segar. Anda bisa menjemur kaktus atau memaparkan sinar matahari satu atau dua minggu sekali.

Untuk memudahkan Anda bisa menaruh kaktus di dekat jendela. Sehingga kaktus masih mendapatkan asupan sinar matahari dalam jumlah yang cukup. Kaktus dan sukulen berkembang dengan sumber cahaya yang baik. Namun jangan menempatkan kaktus di bawah sinar matahari langsung karena cahaya yang intens dapat membuat tanaman berubah warna menjadi kuning.

4. Penyiraman

Penyiraman


Meskipun Kaktus menyimpan air pada daun dan batangnya serta memungkinkan mereka bertahan hidup di habitat yang kering, namun mereka tidak bisa berkembang dengan sedikit air. Penyiraman adalah bagian penting untuk kaktus atau sukulen tumbuh.  Namun jangan terlalu sering menyiram kaktus karena akan menyebabkan kaktus cepat busuk dan mati. Lakukan penyiraman kurang lebih satu minggu satu kali.

moisture meter


Jika terlihat kering maka anda dapat langsung menyiramnya. Cek media tanam dengan tusuk gigi ke tanah, jika ada tanah yang menempel menunjukkan bahwa tanah masih basah. Namun jika tidak ada tanah yang menempel maka menunjukkan bahwa tanah sudah kering dan tanah harus segera di siram. Untuk hasil yang lebih maksimal dapat digunakan moisture meter.

Saat Anda menyiram sukulen anda juga dapat melakukan cara dengan merendam tanah hingga air keluar dari lubang drainase. (Jika wadah Anda tidak memiliki lubang drainase, gunakan lebih sedikit air.) Jangan gunakan botol semprot untuk menyirami sukulen, gerimis dapat menyebabkan akar rapuh dan daun berjamur.

5.Selalu perhatikan bagian bawah tanaman

Selalu perhatikan bagian bawah tanaman


Perhatikan pula bagian bawah tanaman, jangan biarkan air terlalu lama mengendap di daunSelain dapat merangsang pembusukan, bulir air yang menempel pada daun akan membiaskan cahaya matahari ke bagian daun secara ekstrem.

Jika ada daun yang layu di bagian bawah, maka ini kondisi yang normal karena nantinya akan ada daun baru lagi yang bermunculan. Segera pisahkan daun yang layu tersebut agar tidak memancing kutu datang.

Untuk beberapa jenis sukulen seperti Echeveria, jangan biarkan air mengendap lama di daunnya karena bisa memancing kutu daun datang. Kaktus dan sukulen minum dari akar, bukan dari daun.

6. Beri pupuk secara berkala

Beri pupuk secara berkala


Beri pupuk secara teratur selama 1 sampai 2 bulan disesuaikan dengan kebutuhan, Jenis pupuk yang disarankan biasanya berupa NPK, dengan beberapa komposisi yang bisa kamu pilih sesuaikan dengan kebutuhan. Berikan sebanyak 2 hingga 3 butir ke tiap tanaman, jangan terlalu banyak karena bisa mengakibatkan panas berlebih yang merusak kondisi tanaman.

7.

Singkirkan Serangga

Singkirkan Serangga


Yang tak bisa diabaikan dari cara merawat sukulen dan kaktus ialah menyingkan serangga. Hama seharusnya tidak menjadi masalah bagi sukulen dalam ruangan, tetapi terkadang Anda mungkin harus berurusan dengan serangga. Untuk menghilangkan telur dan larva, semprot tanah dengan alkohol isopropil 70 persen.

Semoga beberapa cara Merawat Kaktus Dan Sukulen Agar Tidak Busuk, dapat bermanfaat, sehingga kaktus dan sekulen anda tumbuh dengan subur dan sehat.

Kamis, 11 Februari 2021

Cara Merawat Tanaman Agar Selalu Subur

Cara Merawat Tanaman Agar Selalu Subur


Cara Merawat Tanaman Agar Selalu Subur, Aktivitas berkebun adalah hobi yang sangat mengasyikkan.Cara merawat tanaman memang tidak bisa dikatakan mudah. Butuh ketelitian dan banyak mencari informasi agar tanaman yang dirawat bisa tumbuh subur sempurna.

Cara Merawat Tanaman Agar Selalu Subur

Cara Merawat Tanaman Agar Selalu Subur


Untuk Merawat tanaman, ada baiknya mengetahui dulu cara merawatnya dengan baik. Terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan. Mulai dari penyiraman, pemberian pupuk, intensitas cahaya, dan lain sebagainya. Untuk penyiraman misalnya, setiap tanaman hias memiliki kebutuhan air berbeda-beda.

Bagaimana jika tanaman sering layu dan tidak berkembang dengan baik. hal Ini terjadi biasanya karena cara merawat tanaman yang salah. Oleh karena itu diperlukan cara merawat tanaman yang baik supaya hobi berkebun tetap berjalan. berikut ini Cara Merawat Tanaman Agar Selalu Subur, yakni:

1.Memilih Media Tanam yang Tepat

Memilih Media Tanam yang Tepat


Ada tanaman yang bagus jika ditanam di tanah, namun ada juga yang kurang ideal dengan tanah. Untuk itu, sebelum membeli suatu jenis tanaman, tanyakan kepada ahlinya terlebih dahulu terkait media tanam yang tepat.

2.Teknik Penyiraman Air yang Tepat

Teknik Penyiraman Air yang Tepat


Pada dasarnya, cara merawat tanaman sangat bergantung pada jenis tanaman yang anda miliki, termasuk juga untuk  penyiraman air yang tepat. Jadi ada baiknya mencari tahu kebutuhan air yang diperlukan oleh jenis tanamannya masing-masing.

Tanaman sangat membutuhkan air untuk hidup. Air juga adalah salah satu komponen yang paling penting dalam proses fotosintesis tanaman. Penyiraman secara rutin sangat diperlukan untuk menjaga kadar air dalam tanah. Jumlah air yang disiramkan tentu tergantung dari ukuran tanaman bunganya

3.Menempatkan Tanaman di Posisi yang Mendapatkan Sinar Matahari

Menempatkan Tanaman di Posisi yang Mendapatkan Sinar Matahari


Upayakan untuk menempatkan tanaman pada area yang memperoleh sinar matahari termasuk tanaman indoor. Tumbuhan termasuk juga  tanaman indoor memerlukan sinar matahari langsung untuk proses fotosintesis.

Namun, kebutuhan tanaman terhadap sinar matahari memang berbeda-beda, ada yang tahan sinar terik matahari. Ada yang hanya memerlukan sinar matahari selama beberapa jam saja dan masih banyak lagi, setiap tanaman berbeda kebutuhannya.

4.Pemberian Pupuk Yang Tepat

Pemberian Pupuk Yang Tepat


Pupuk sangatlah penting bagi tanaman terutama tanaman yang ditanam didalam pot. Hal ini karena pupuk akan mampu menjaga kadar nutrisi dalam tanah yang mana lama-kelamaan akan habis diserap tanaman.

Upayakan untuk memberikan nutrisi terbaik untuk tanaman dengan menyediakan pupuk alami, pupuk kandang, atau pupuk organik. Pupuk yang berasal dari kotoran hewan, pupuk kompos dari sisa makanan, dan apapun yang alami. Anda bisa membuat pupuk sendiri dari sisa makanan seperti sayur atau daging yang tidak dimakan.

5.Kontrol Suhu dan Kelembapan Udara

Kontrol Suhu dan Kelembapan Udara


Kelembapan pada udara juga dapat memengaruhi kondisi tanaman hias, anda  dapat mengakali kelembapan udara dengan menggunakan alat bantu seperti humidifier atau menempatkan sumber air di sekeliling tanaman.

6.Antisipasi Hama dan Penyakit pada Tanaman

Antisipasi Hama dan Penyakit pada Tanaman




Terdapat beberapa strategi yang dapat di lakukan untuk mencegah tanaman terkena serangan penyakit dan hama. Beberapa strategi tersebut di antaranya adalah:

  • Menjaga kualitas tanah dan memberi nutrisi, seperti kotoran hewan atau kompos alami secara rutin pada tanaman
  • Merotasi tanaman secara rutin
  • Mengoptimalkan lokasi dan kondisi tanaman
  • Memangkas rumput liar di sekitar tanaman.

7.Potong Tanaman yang Kering atau Mati

Potong Tanaman yang Kering atau Mati


Apabila tanaman anda ada bagian yang sudah terlanjur terserang penyakit atau kering dan mati, kamu harus segera memotong atau memangkas bagian tanaman yang sudah kering dan mati tersebut. Cara merawat tanaman ini bertujuan agar penyakitnya tidak menyebar ke bagian lain yang masih hidup karena penyakit pada tanaman dapat menyebar dengan sangat cepat.

Berikan perhatian dan kasih sayang sebagai bagian dari cara merawat tanaman Anda, seperti membersihkan cabang yang patah, memangkas bagian yang tumbuh tidak teratur, dan juga menghilangkan sisa-sisa kotoran atau debu yang seharusnya tidak berada di area tanaman. Cara Merawat Tanaman Agar Selalu Subur sangat mudah bukan?, selamat berkebun.

Source: https://www.99.co